PENGEMBANGAN
PARIWISATA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN
Pengembangan kawasan wisata
didefinisikan sebagai kawasan yang secara teknis dapat digunakan untuk kegiatan
pariwisata agar menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) Semakin meningkatnya jumlah kunjungan
wisatawan berarti dapat dikatakan destinasi tersebut berdaya saing tinggi.
Untuk mencapai hal itu, diperlukan pengelolaan yang tepat mengikuti proses dan
prosedur yang berlaku untuk memberikan kepuasan kepada wisatawan.
Beberapa unsur penting yang harus
dilakukan untuk menuju pengelolan yang baik, meliputi
1. Unsur perencanaan.
Unsur perencanaan di dalam pengelolaan
destinasi wisata meliputi:
a.
Menentukan
tujuan pokok dan penunjang manajemen destinasi wisata;
b.
Merumuskan
desain kegiatan atau program organisasi manajemen destinasi;
c.
memastikan
faktor-faktor pendukung dan penghambat yang paling mungkin dihadapi dalam
mencapai tujuan pengelolaan destinasi serta strategi untuk mengatasinya;
d.
Menyusun
langkah-langkah yang paling strategis untuk melaksanakan pengelolaan destinasi
dan skema pengendalian kegiatan.
2.
Unsur
Pengorganisasian atau memobilisasi seluruh sumber daya.
Unsur penting di sini adalah penentuan
dan alokasi sumberdaya sebagai pelaksana riel kegiatan pengelolaan destinasi
wisata, serta pegaturan fungsi-fungsi para pelaksana di dalam kegiatan
tersebut.
3.
Unsur
Pelaksanaan atau implementasi.
Unsur implementasi program menyangkut
sejumlah tindakan di dalam menjalankan aktivitas pengembangan destinasi, mulai
dari pengembangan atraksi, amenitas, aksesibilitas, pengembangan SDM,
pengembangan kelembagaan, hingga kegiatan promosi dan pemasaran.
4.
Menata
Tata Ruang Wilayah Banggai Kepulauan yang dapat didepenisikan sebagai kawasan
secara teknis dapat digunakan untuk kegiatan parawisata
5.
Monitoring
dan Evaluasi. Monitoring mencakup kegiatan mengontrol kegiatan pelaksanaan
manajemen destinasi, mengidentifikasi hambatan-hambatan pelaksanaannya untuk
kemudian menemukan solusi yang tepat.
Dari unsur-unsur ini lebih lanjut bahwa kegiatan parawisata
dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan Nasional dan Daerah,
meningkatkan devisa dan mendayagunakan investasi serta meningkatkan tenaga
kerja lokal serta meningkatkan pendapatan kesejahteraan Masyarkat.
Setiap kawasan wisata
memiliki daya tarik wisata dan atau kelompok daya tarik wisata, fasilitas dan
pelayanan wisata, serta gerbang masuk wisatawan
Pengembangan Destinasi Wisata Banggai
kepulauan secara teknis digunakan untuk kegiatan pariwisata yang dengan
batasan-batasan sebagai berikut:
1. Kawasan wisata adalah area unggulan
untuk pengembangan pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan
2. Kawasan wisata yang berfungsi sebagai identitas daerah.
3. Memiliki daya tarik wisata. baik yang belum maupun
yang sudah berkembang atau dikunjungi wisatawan.
4. Luas Cakupan wilayah Destinasi.
5. Aksebilitas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar