Senin, 16 Juli 2018




PENGEMBANGAN PARIWISATA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Pengembangan kawasan wisata didefinisikan sebagai kawasan yang secara teknis dapat digunakan untuk kegiatan pariwisata agar menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) Semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan berarti dapat dikatakan destinasi tersebut berdaya saing tinggi. Untuk mencapai hal itu, diperlukan pengelolaan yang tepat mengikuti proses dan prosedur yang berlaku untuk memberikan kepuasan kepada wisatawan.
Beberapa unsur penting yang harus dilakukan untuk menuju pengelolan yang baik, meliputi
1.    Unsur perencanaan.
Unsur perencanaan di dalam pengelolaan destinasi wisata meliputi:
a.    Menentukan tujuan pokok dan penunjang manajemen destinasi wisata;
b.    Merumuskan desain kegiatan atau program organisasi manajemen destinasi;
c.    memastikan faktor-faktor pendukung dan penghambat yang paling mungkin dihadapi dalam mencapai tujuan pengelolaan destinasi serta strategi untuk mengatasinya;
d.    Menyusun langkah-langkah yang paling strategis untuk melaksanakan pengelolaan destinasi dan skema pengendalian kegiatan. 
2.    Unsur Pengorganisasian atau memobilisasi seluruh sumber daya.
Unsur penting di sini adalah penentuan dan alokasi sumberdaya sebagai pelaksana riel kegiatan pengelolaan destinasi wisata, serta pegaturan fungsi-fungsi para pelaksana di dalam kegiatan tersebut. 


3.    Unsur Pelaksanaan atau implementasi.
Unsur implementasi program menyangkut sejumlah tindakan di dalam menjalankan aktivitas pengembangan destinasi, mulai dari pengembangan atraksi, amenitas, aksesibilitas, pengembangan SDM, pengembangan kelembagaan, hingga kegiatan promosi dan pemasaran.
4.    Menata Tata Ruang Wilayah Banggai Kepulauan yang dapat didepenisikan sebagai kawasan secara teknis dapat digunakan untuk kegiatan parawisata
5.    Monitoring dan Evaluasi. Monitoring mencakup kegiatan mengontrol kegiatan pelaksanaan manajemen destinasi, mengidentifikasi hambatan-hambatan pelaksanaannya untuk kemudian menemukan solusi yang tepat.

Dari unsur-unsur ini lebih lanjut bahwa kegiatan parawisata dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan Nasional dan Daerah, meningkatkan devisa dan mendayagunakan investasi serta meningkatkan tenaga kerja lokal serta meningkatkan pendapatan kesejahteraan Masyarkat.
 Setiap kawasan wisata memiliki daya tarik wisata dan atau kelompok daya tarik wisata, fasilitas dan pelayanan wisata, serta gerbang masuk wisatawan
Pengembangan Destinasi Wisata Banggai kepulauan secara teknis digunakan untuk kegiatan pariwisata yang dengan batasan-batasan sebagai berikut:
1.    Kawasan wisata adalah area unggulan untuk pengembangan pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan
2.    Kawasan wisata yang  berfungsi sebagai identitas daerah.
3.    Memiliki  daya tarik wisata. baik yang belum maupun yang sudah berkembang atau dikunjungi wisatawan.
4.    Luas Cakupan wilayah Destinasi.
5.    Aksebilitas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGEMBANGAN PARIWISATA BANGGAI KEPULAUAN

PENGEMBANGAN PARIWISATA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Pengembangan kawasan wisata didefinisikan sebagai kawasan yang secara teknis...